Line Info :
05-02-2014 06:06:31 | Umum : Pelatihan website www.bpbd.tegalkab.go.id __ 05-02-2014 05:42:36 | Umum : rotasi staf bpbd __ 05-02-2014 05:33:16 | Umum : Wakil Bupati Tinjau Cadangan Beras Pemerintah __ 05-02-2014 05:26:25 | Umum : DIHIMBAU NELAYAN TIDAK MELAUT __ 12-06-2013 09:38:51 | Bencana Nasional : WASPADAI ANCAMAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI SELAMA MUSIM KEMARAU 2013 __ 12-06-2013 09:31:27 | Bencana Nasional : MENDEKATI PERTENGAHAN TAHUN 2013, WILAYAH NUSANTARA MASIH DIBAYANGI OLEH BANJIR, PUTING BELIUNG, DAN TANAH LONGSOR __ 12-06-2013 09:22:04 | Banjir : Hujan Lebat di beberapa wilayah __ 12-06-2013 09:14:55 | Bencana Nasional : GEMPA 5,3 SR TERASA KUAT MENGGUNCANG PESISIR SELATAN __ 12-06-2013 09:09:19 | Angin Kencang : PUTING BELIUNG KEMBALI TERJANG KARAWANG __

Hujan Lebat di beberapa wilayah

12-06-2013 09:22:04 | Banjir | Admin BPBD KAB. TEGAL

Hujan lebat mengguyur wilayah Jakarta, Senin (17/6/2013), pagi hingga siang hari ini, saat dimana seharusnya wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau. Apa sebabnya?

Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Hariadi, mengatakan, "Hujan hari ini disebabkan karena adanya gangguan akibat pusat tekanan rendah di Samudera Hindia selatan Jawa."

Tekanan rendah berpengaruh pada labilitas udara dan curah hujan. Tekanan rendah itu sendiri terbentuk salah satunya karena suhu muka laut di Samudera Hindia selatan Jawa yang masih panas, sekitar 29 derajat Celsius.

"Udara mengalir dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Tekanan rendah sendiri memicu pembentukan awan yang berpotensi mengakibatkan hujan," urai Hariadi saat dihubungi Kompas.com, hari ini.

Hujan lebat di Jakarta hari ini adalah konsekuensi dari gangguan tekanan rendah tersebut. Tak hanya di Jakarta, Hariadi mengatakan bahwa hujan lebat juga mengguyur atau akan mengguyur wilayah Jawa, terutama bagian utara.

"Hujan masih berpotensi terjadi hingga 2 atau 3 hari ke depan. Tapi mungkin tidak selebat hari ini di Jakarta. Dalam 2 atau 3 hari ke depan mungkin hujan akan lebih ringan," jelas Hariadi.

Berdasarkan keterangan BMKG di situs webnya, pumpunan angin memanjang dari Selat Makassar bagian utara hingg Laut Filipina, dari pesisir selatan Jawa Timur hingga perairan Selat Banten dan laut China Selatan.

Sebagai akibatnya, hujan lebat berpotensi terjadi di wilaah Aceh, Sumatera Utara bagian timur, Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Tengahbagian selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan papua.

Sementara itu, hujan lebat disertai petir berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Riau, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Tengah bagian utara dan timur, Sulawesi Tenggara, Maluku serta Papua Barat.

 

Berita terkait . . .

Kepala BPBD Kab.Tegal


Profile

Siaga Bencana

Agenda BPBD

Tanggal
Waktu
Agenda

Bank Data

Pengunjung

User Online
Total

Link Terkait